Posts

Showing posts with the label Story

Bahas Hijab

Halo semua ! Dan akhirnya aku nulis juga pendapatku tentang “hal” yang aku sendiri coba untuk tidak mau bahas atau terlalu diambil pusing sebenernya. Tapi, peoples around me rasanya terlalu ribet sama apa yang ada di otak mereka tentang sesutu ini yang sebenernya ga musti dibawa pusing, dan aku nulis ini karena menurutku orang harus ngerti beberapa hal. Jadi, aku kayanya udah sempet cerita kalau aku decided buat wearing hijab itu tahun 2016, sekitar dua tahun yang lalu. Ada banyak hal yang mendorong diri ini yangpada awalnya sempet berpikir “ kayana aku pake hijab nanti aja deh kalo udah punya anak” dengan dasar pemikiran bahwa ada anak yang nanti bakal jadiin aku roll mode nya mereka gitu, ya mau cewe ataupun cowo. Kayanya terlalu panjang kalau aku nulis apa aja dasar aku memutuskan untuk pake hijab di tulisan yang ini (maybe next time, insyaallah). Semua orang tau seperti apa perempuan bernama Novi ini, jauh dari kata anggun dan santun, kaya laki parah, dan sering ngomong kas...

Athazagora Halaman Keempat

Tunggu, ponselku seperti berdering. Sepertinya ada pesan masuk. Biar nanti saja kubuka kalau sudah sampai. Sedang mengendarai motor menggunakan seragam begini membuatku cukup kesulitan, aku tidak bisa senakal biasanya menggunakan ponsel ketika mengendarai motor, butuh konsentrasi tinggi saat menggunakan rok span ini. Kampusku memang mewajibkan seluruh mahasiswa menggunakan seragam hitam putih ketika sedang UTS (Ujian Tengah Semester), dan sekarang adalah bulan Agustus yang merupakan bulan UTS pertama di setiap tahunnya. Aku dan Fany sampai di tempat penjual ayam goreng roda pinggir jalan yang biasanya buka dari jam 9 pagi dan tidak sampai jam 2 siang pasti sudah habis terjual. Ayam nya lezat dapat banyak makanan tambahan seperti karedok, goreng kol, oseng-oseng, gratis pula. Sayang, dari kosan kami ke Jl. Empang ini cukup jauh, jadi kalau kebetulan saja kami bisa makan disini. Oh iya aku ingat ada pesan masuk. " Tadi ke parkiran belakang yah ? "   Bagaimana Gora bisa t...

Surat Untuk "Sunny"

Tulisan ini saya buat khusus untuk keenam sahabat saya Resty Sulintia, Carlawini Sudrajat, Amna, Kamila Husna, Riefa N Aprilia, dan Shebika Giarustina. Semuanya dimulai sejak taun 2014, mungkin sekitar bulan Juli atau Agustus, saya lupa tepatnya bulan apa, yan pasti hari itu Tuhan telah membahagiakan saya. Semuanya dimulai dengan cara yang sangat sederhana, ketika kami hanya mencoba mendekat satu sama lain lewat pertemuan hangat dengan obrolan yang hanya dikeluarkan untuk mengocok perut di sebuah cafe di kota kami. Semuanya dimulai dari ruangan kelas yang menjebak kami bersama disana, dengan wali dosen yang sama dan ketua kelas yang sama, kami menuju ruang yang sama dan keluar dari ruang yang sama pula setiap harinya. Mengenal mereka bukanlah suatu hal yang direncanakan, tapi perencanaan Tuhan yang tak pernah gagal diberikan, dan kali ini Tuhan telah berhasil untuk kesekian kalinya memberikan kebahagiaan untuk saya. Setiap harinya selali ada satu hal tak penting yang menjadi...

Athazagora Halaman Ketiga

Ini adalah hari ketujuh hujan turun di kotaku. Sudah genap satu minggu aku tidak pernah lolos dari hujan dan selalu basah kuyup saat mengendarai motor matic-ku sepulang dari kampus. "Kalau hujan begini, malah membuatku teringat sesuatu. Rindu juga" kataku dalam hati setiap kali kehujanan di jalan. Dulu, sempat aku menikmati rasanya basah kuyup karena hujan malam hari dan itu lumayan berkesan, yang pasti karena Gora yang kehujanan bersama denganku. Sore ini aku masih di kampus, tak ada hal lain yang membuatku stay dikampus selain organisasi, aku memang mengikuti dua organisasi yang satu organisasi di jurusan ku dan satu lagi UKM yang aku ikuti itu UKM Seni Tari. Hari ini ada rapat pengurus di UKM dan aku belum bisa pulang, sebenarnya walaupun bisa tetap saja tidak, toh sore ini hujan nya deras sekali. Sebentar, aku lupa menyimpan handphone-ku dimana, seingatku aku tadi menyimpannya di atas tas sebelum membeli minum ke kantin. "Za, ini handphone mu tadi berbunyi, tergel...

Athazagora Halaman Kedua

Mereka yang membual cinta, setiap saat menanam rindu tapi pada akhirnya hanya berhenti di batas itu. Tak ada cerita yang berlanjut, yang mungkin akan menjadi lebih manis ceritanya. Lelaki diujung harapan seorang wanita. Namun hanya sebatas harapan. Pada akhirnya tak ada yang melebihi cerita sebatas perkenalan, menaman nyaman, kemudian pergi. Tetapi bukan untuk menghilang, dia pergi untuk nanti setelah sekian lama dia kembali seperti mengulang luka lama. Namaku Athaza, sebelumnya aku sudah menyampaikan sepenggal ceritaku pada yang lain. Ya, aku mengenal Gora dari 11 bulan yang lalu. Tidak, bukan mengenalnya, hanya tau bahwa namanya Gora, mahasiswa jurusan musik di kampus, lahir di Bandung 3 April 1996. Selain itu, aku sepertinya belum tahu. Hatinya ? apalagi. Kabut dihatinya terlalu tebal. Bahkan sedikitpun tak ada celah untuk aku bisa melihatnya. mengenal laki-laki seperti dia, memberiku pelajaran tentang memaafkan. Harapan hanya sebatas harapan, dan harapan itu berhenti 9 bulan yan...

Athazagora Halaman Pertama

Tulisan ini tentang seseorang yang menemukan harapannya, lelaki yang menurutnya sempurna meski dia tahu tak akan ada manusia yang sempurna. Tapi wanita ini merasa dia menemukan kesempurnaan hidupnya pada lelaki ini.   Manusia dapat melalui banyak jalan, termasuk menemukan seseorang disetiap perjalanannya. Tak bermimpi dia akan bertemu dengan seorang lelaki di perjalanannya, meski banyak lelaki yang ia temui di setiap persimpangan jalannya tetapi laki-laki ini berbeda.   Seorang wanita dipertemukan Tuhan pada cara yang biasa, hanya jalannya yang berbeda. Seolah sudah mengenal lama satu sama lain, percakapan mereka sangat jauh namun sang wanita mulai merasa tidak nyaman. "Kita belum sejauh ini " katanya, lelaki itu pun seperti terkejut mendengar kata itu, dia seperti ditolak mentah atas leluconnya selama ini. " Aku pikir kamu wanita yang cair, aku hanya memperlakukan seseorang sebagaimana dia memperlakukanku" jawab lelaki itu. Entah apa yang terjadi dua manus...

Hadiah Gagalnya ke UNPAD

Image
 Hallo semua,   Assalamualaikum wr wb, Jadi ceritanya kali ini aku mau sedikit berbagi cerita tentang diri aku ke temen-temen. Sesuatu yang menurut aku itu adalah hadiah yang luar biasa dari Tuhan. Oke, jadi aku ini baru masuk kuliah 3 tahun yang lalu itu di tahun 2014. Sempet bingung sebenernya dulu pas mau masuk kuliah karena bener-bener gaada planing apa-apa. Pertama, karena memang aku tadinya tidak berniat kuliah di Univ aku sekarang yaitu Universitas Siliwangi di Kota Tasikmalaya. Aku dulu sangat berambisi untuk masuk ke UNPAD Fakultas Ilmu Komunikasi, itu dulu kejaran aku. Pokonya aku pengen banget kuliah di Bandung. Ya mungkin aku udah ngerasa jenuh juga tinggal di Tasikmalaya, karena jujur aku orang gampang banget jenuh dan pengen dapet suasana baru. Tapi ya, ternyata Tuhan berkehendak lain, aku gak lolos SNMPTN juga SBMPTN. Sempet sedih, iya. Bahkan sampe nangis yang bener-bener nangis, karena berpikir " kenapa sih, ko susah banget mau kuliah di Bandung juga ? ko ...