Posts

Showing posts with the label Poem

Sia Saja

Aku pernah dengan sungguh mengejar sesuatu Sampai sesak Sampai kering Sampai tertunduk kepalaku Sungguh, aku terbangun tengah malam Untuk memaksa, agar Tuhan beri apa yang ku minta Yang entah mengapa tak juga sampai

Rabu di November

Rabu itu kamu melihatku sebelumnya Menyapaku dari jauhnya jarak Tapi aku belum sempat melihatmu Sampai malam tiba, Ada isyarat yang kusampaikan Pada pesan yang kau balas dengan kehangatan Malam itu Untuk pertama kalinya Pertemuan telah ada bagi dua hati yang menjelma manusia Kita menghirup angin malam yang sama Kita mencium aroma gedung yang sama Kita melihat cahaya lampu kota yang sama Akhirnya aku melihatmu, Kita bertemu pada satu senyum yang sama Pada simpul malu di bibirmu Aku bawa kamu pada segenap harapanku Kepada sumber kebahagiaanku Berharap, kamu akan menjadi salah satu diantaranya Lembutmu mulai menjelma Hanya pada sebungkus perhatian Sepertinya, Rabu itu aku jatuh cinta Pada seseorang yang menatapku malu Dibalik helai rambut yang jatuh di depan matanya (Tasikmalaya, 8 September 2017)

Elegi

Seperti saat dimana semua datang Saat aku, untuk pertama kalinya Menginjak titik awal Seperti itu, Aku dalam ketakutan  Memulai, menerka, menciptakan. Kemudian dari yang terdalam Aku terjatuh Pada raga sang pencipta Bukan Dia, tapi dia. Yang menciptakan imajinasiku pada keindahan Menciptakan simpul bibir di wajahku Menciptakan kenyamanan yang menjadi candu Dia semacam heroinku Kalau lepas, maka aku bisa mati Aku akan menggigil kesakitan Iya, seperti itu juga Saat dimana aku memulai Untuk melepas heroinku. Butuh waktu, Lama, Sangat lama. Sampai ku tahu Begini ternyata Rasanya sekarat, menuju mati.

Pulang

Anda datang membawa harapan Kemudian pergi juga membawa harapan Waktu yang dilalui sudah terlalu lama Hingga kuat akar rasa itu menancap Kala tuan muram, lalu tuan butuh saya Tak butuh waktu lama saya untuk bilang, iya Kala tuan lelah akan segala, lalu tuan bilang menyerah Tak lelah saya memberi harapan Bahwa langkah tuan tak bisa begitu saja berhenti Aku, perempuan yang tak sembarangan Memilih dengan siapa aku berjalan Kemudian seseorang datang Dan aku telah nyaman Tidak lupa saat bulan dihadapan dua pasang mata Beradu dalam malam dingin Tuan pesan kopi kesayangan tuan Perempuan ini hanya memainkan lilin diatas meja Hati ini tak karuan Salah tingkah aku dibuatnya Jangan salah paham tuan Aku menerimamu Bukan sebagai pelarianku Aku menyambutmu Bukan hanya sebagai temanku Dengarlah tuan, Dua insan berbeda pandangan Bertemu saat saling mencari harapan Namun pandangan mereka tak pernah bertemu Yang satu melihat siapa Yang satu lagi melihat siapa Tapi bukankah ...

Pesan

selamat siang lelaki yang selalu dalam pandangan dia menyelip diantara kata-kata yang tak sempat terucap menyampaikan pesan lewat cuitan orang lain terasa lebih dekat ketika kita justru sangat jauh kemudian pada malam nanti akan ada rindu tentang percakapan tak penting, tapi menyimpulkan senyum. katanya rindu jika pesannya tak cepat dibalas katanya aku harus mengirim foto ketika aku jauh darinya kemudian dia akan memintaku menemaninya dalam sepi dan lelahnya akan semua hal yang lakukan hanya menemaninya jadi intinya, hari ini aku sedang teringat pada kamu. Tasikmalaya, 4 Februari 2017 Nigella,

Wanita

Dia mengerti tanpa harus ku ucap Lalu melangkah tanpa ku berkata "harap" Mungkin karena hatinya sudah kekal akan cinta Sehingga tak ada gores sedikitpun menyayat Aku mungkin yang terlalu jahat Mencintaimu dalam diam Memperhatikanmu dari kejauhan Hanya berdoa pada Tuhan Doaku penuh cemas Aku mungkin terlalu pengecut Terlalu diam Terlalu kaku Bahkan untuk mengucap "aku sayang" Jika saja hari ini aku pulang Akan ku gendong kau sampai tenang Kunyanyikan lagu yang membuatmu tertidur pulas Aku akan memaksa Tuhan memberimu mimpi indah Jangan. Jangan datang kesini Biar aku yang kesana Tak pantas kau yang berdiri Biar aku yang bersujud Jangan Jangan pernah terluka Biarku mencintaimu dalam do'a Suatu saat nanti Aku pasti akan mampu berkata "Aku rindu, Ma. " Tasikmalaya, 7 Maret 2017  - Novi Nigella -